Tag -RAGALOFO-   Beberapa dari Anda mungkin meremehkan atau bahkan ada yang belum mengerti apa fungsi sesungguhnya dari fitur ini. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui seputar Disk Defragmenter.

1. Disk Defragmenter adalah fitur yang dimiliki sistem operasi Windows untuk mengatur tata letak data atau program yang tersimpan dan mengoptimalkan kapasitas hard disk yang tersisa. Setelah menggunakannya, kinerja pada komputer akan terasa lebih cepat dan efisien karena proses membaca file akan lebih mudah.

2. Fitur Disk Defragmenter standar sudah ada di sistem operasi Windows. Pengguna bisa menggunakan fitur ini atau meng-install software lain yang memiliki fungsi serupa.



3. Menggunakan fitur tersebut secara teratur, minimal satu atau dua bulan sekali (tergantung frekuensi keluar masuknya data pada hard disk), akan menjaga performa komputer dan laptop.

4. Langkah-langkahnya adalah, klik menu Start-> All Programs-> Accessories-> System Tools-> Disk Defragmenter.

5. Sebelum men-defrag, cobalah untuk menggunakan fungsi 'Analyze' terlebih dahulu. Hasil dari fungsi Analyze akan menunjukkan apakah komputer Anda perlu di-defrag atau tidak.

6. Mac buatan Apple disinyalir tidak memerlukan fitur tersebut. Produk ini memiliki sebuah sistem yang mengurus defragment pada hard disk karena menggunakan partisi hard disk HFS dan HFS+. Berbeda dengan komputer biasa yang menggunakan partisi NTFS dan tidak memiliki sistem tersebut.

7. Jika pengguna Mac tetap ingin men-defrag hard disknya bisa menggunakan software iDefrag. Hasilnya berbeda-beda di setiap pengguna, ada yang merasa komputer terasa lebih cepat, namun ada juga yang tidak merasakan dampak apapun.

Kesimpulannya, bagi Anda pengguna Windows, Disk Defragmenter merupakan fitur yang sangat penting. Jika Anda menyepelekannya, komputer atau laptop Anda akan semakin terasa lambat dan spesifikasi yang tertanam di dalamnya tidak dapat berfungsi secara maksimal